Sudah terlalu banyak cerita yg telah aku tulis dalan sebuah buku tahun 2015
Sudah banyak kisah telah aku lalui, ntah itu sedih, tawa bahagia maupun derai tangis air mata.
Pergantian tahun ini untuk pertama kalinya aku menyendiri ditemani sepi. Bukannya aku tak ingin berkumpul ditengah2 keramaian tapi ada rasa harapan yg dulu tak terwujud membayangiku
Ya rasa harap itu adalah dirinya, ntah sudah berapa lama aku mencoba lupakannya dengan berbagai cara.
Mengganti posisinya dengan laki2 lain,tertawa lepas bersama sahabat bahkan memaksa tubuhku untuk terus2an bekerja sampai larut malam. Cara cara seperti itulah yang telah aku lakukan tapi itu hanya sesaat menghilangkan ingatanku tentangnya.
Pada saat diri ini sendiri kembali rasa harap itu muncul.
Mengapa begitu sulit untuk merelakanmu?
Tuhan mengapa kau ciptakan perbedaan di tengah2 kami dan mengapa kau pertemukan kami pada waktu itu bila begini jadinya?
Sudahlah percuma ku sesali semuanya.
Tahun, bulan, hari, jam, bahkan detik pun terus berganti dan berpindah bukan mengapa aku tak bisa seperti mereka.
Aku harus bisa 2016 akan datang bukan? Aku akan membuka lembaran baru dan membuatnya menjadi tertawa selalu.
Semoga saja, berkahilah selalu diriku ya allah
Diposting oleh

