Pages

0

Bahagia itu sederhana

Sesimple apa sebuah kata bahagia?
"Sesimple aku dan kamu menjadi satu"
Seperti itu?
Atau "Aku kamu dan dia menjadi satu lantas aku bahagia"
Seperti itu?

Salah!
Bahagia itu bukan soal cinta ataupun perasaan tapi bagaimana sebuah kebahagiaan itu bisa kita tularkan kepada orang disekeliling kita.

Terkadang sebuah perasaan cinta membuat kita begitu bodoh.
Kita selalu bertahan dengan 1 orang yang sama dan dengan perasaan yang sama.
Padahal kita belum tahu apakah seseorang itu adalah destiny kita atau bukan.

Terkadang juga cinta bisa mengalahkan logika kita.
Kita bisa melakukan hal-hal yang diluar dari logika kita sebagai manusia

Terkadang pula cinta bisa membuat kita begitu bodoh,gila, dan juga mengalahkan pikiran bersih kita.
Kita bisa menyakiti diri sendiri dengan sebuah alasan dia pasti bahagia, kita bisa melakukan hal bodoh dengan melupakan akal sehat.

Sebegitu rumitkah perasaan manusia?
Sebegitu dangkal kah cara pikir seorang yang sedang jatuh cinta?

Kita tak pernah tau apa yang akan terjadi selanjutnya. Kontrak hidup kita didunia ini tak ada yang tahu sampai kapan. Lalu lantaskah kita akan terus melakukan hal-hal bodoh yang akan menyakiti diri sendiri?

Sulit untuk dimengerti memang.
Banyak orang berkata bahagia itu bila kita bisa melihat orang yang kita sayangi tersenyum senang.
Trus apa kita pernah memikirkan perasaan kita sendiri?
Pernah?

Coba pikirin deh!
Apa hal yang selam ini lo lakuin udah bener? Atau bahkan salah?

Jangan lupa janji Allah swt untuk semua manusia.
Dalam islam jelas tertulis dalam al-quran kalo setiap manusia didunia diciptakan berpasang-pasangan supaya kita saling mengenal.

Lantas apakah lo masih belum percaya?
Apakah lo bakal tetep maksain kehendak lo?
Kalo emang allah bilang nggak berarti itu emang yang terbaik buat lo.
Percaya aja bahagia itu emang bener-bener sederhana.
Sesederhana jika diri kita semua emang ingin berbahagia.
Karena semua tergantung sama diri lo sendiri.

"Wipe your tears because life must go on"

0 komentar:

Posting Komentar

Back to Top