Pages

0

Kenyataannya

Iyaa inilah kenyataannya.
Saat dimana aku harus belajar berdiri dengan kaki ku sendiri.

Saat dimana aku harus belajar mengatur kehidupan dan keuanganku sendiri
Saat dimana aku harus menahan cacian dan terpaan sendiri tanpa adanya lagi tempatku buat menuangkannya

Iyaa ini kenyataannya 40 hari sudah papa pergi tinggalkan aku.
40 hari lebih sudah bayangannya memudar dari pandanganku

Sulit untukku mempercayinya
Semua terlihat seakan seperti mimpi
Tapi bukan ini bukan mimpi
Ini kenyataannya

Tuhan mengapa kenyataan yang kau berikan ini begitu pahit untuk kuterima
Mengapa tuhan? Mengapa?

Aku bahkan belum sempat menghadiahkan kado terindah untuknnya di hari tuanya kelak

Ingin kumenangis sampai air mata ini habis agar tak bisa lagi setiap saat menangisinya

Kenyataan ini selalu saja membuat ku seperti tidak mendapatkan keadilan didunia ini

Kenyataan ini sedikit demi sedikit mengkikis semua impian dan cita-citaku
Kenyataan yang sedikit demi sedikit merapuhkan isi hatiku
Kenyataan yang sedikit demi sedikit merobek-robek kehidupanku

Tuhaaannnn!!! Apakah ini kenyataan yang harus kulalui sampai akhir khayatku?

Kenyataan yang selalu membuat semuanya kandas dan tenggalam

Iyaa inilah kenyataannya

0 komentar:

Posting Komentar

Back to Top